<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SGP Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.sgp-indonesia.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sgp-indonesia.org</link>
	<description>The GEF Small Grants Programme</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2010 11:03:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Penerimaan Proposal GEF SGP Indonesia Periode Maret 2010</title>
		<link>http://www.sgp-indonesia.org/call-for-proposal/penerimaan-proposal-gef-sgp-indonesia-periode-maret-2010/</link>
		<comments>http://www.sgp-indonesia.org/call-for-proposal/penerimaan-proposal-gef-sgp-indonesia-periode-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 08:29:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asyma Sianipar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Call for Proposal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sgp-indonesia.org/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Prioritas Geografis: Sumatera, Kalimantan, Jawa &#38; Pulau-pulau Kecil
Prioritas Issue: Konservasi Keanekaragaman Hayati
Waktu tenggat pengiriman proposal: 16 Maret 2010
Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia
adalah program pendanaan lingkungan yang didukung oleh GEF dan dilaksanakan oleh UNDP mewakili lembaga-lembaga pelaksana GEF lainnya termasuk Bank Dunia dan UNEP.
Sekretariat Nasional GEF SGP Indonesia membuka undangan mengirimkan proposal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Prioritas Geografis: Sumatera, Kalimantan, Jawa &amp; Pulau-pulau Kecil<br />
Prioritas Issue: Konservasi Keanekaragaman Hayati<br />
Waktu tenggat pengiriman proposal: 16 Maret 2010</p>
<p>Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia<br />
adalah program pendanaan lingkungan yang didukung oleh GEF dan dilaksanakan oleh UNDP mewakili lembaga-lembaga pelaksana GEF lainnya termasuk Bank Dunia dan UNEP.</p>
<p>Sekretariat Nasional GEF SGP Indonesia membuka undangan mengirimkan proposal dalam rangka pelaksanaan operasional GEF4 tahun 4 (2009-2010). Untuk tahun ini, GEF SGP Indonesia menerima alokasi pendanaan dari Resource Allocation Framework sebesar 711,000 US$ untuk mendukung inisiatif lembaga swadaya masyarakat, kelompok perempuan, lembaga masyarakat adat dan kelompok masyarakat lain untuk mengatasi tantangan lingkungan melalui upayakonservasi keragamaan hayati. Alokasi pendanaan ini ditujukan untuk tema konservasi keanekaragaman hayati.<br />
Daerah geografis yang diutamakan adalah daerah dengan ekosistem kritis,<br />
termasuk dalam peta hot-spot Rencana Aksi Keragaman Hayati Indonesia di<br />
Sumatera, Kalimantan, Jawa dan pulau-pulau kecil.</p>
<p>Dana hibah yang diberikan berkisar 2,000 $ &#8211; 50,000 $ untuk masa pelaksanaan maksimal 24 bulan. Mohon diperhatikan untuk kontribusi masyarakat dalam perencanaan biaya, baik itu berupa jasa (natura) atau dana yang digerakkan oleh masyarakat agar memenuhi syarat dana dampingan GEF SGP dengan perbandingan 1:1. Dana dampingan atau kontribusi dari pengaju proposal ini dimaksudkan untuk menekankan kemandirian dan memberikan jaminan keberlanjutan program. Hanya lembaga yang memiliki kontribusi dan swadaya yang akan diberi nilai lebih dalam proses seleksi.</p>
<p>GEF SGP Indonesia mendorong kemitraan langsung dengan masyarakat adat,<br />
kelompok perempuan dan kelompok rentan lainnya dalam upaya menghadapi ancaman-ancaman ekologis sesuai dengan kriteria GEF. Program dana hibah kecil GEF SGP berusaha dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif untuk membuka akses kepada kelompok yang tidak fasih membaca dan menulis dengan pengajuan proposal video ataupun proposal tertulis dengan gambar (foto bersuara atau power point presentation) dalam bahasa daerah dengan rekomendasi penyusunan rencana program yang partisipatif dan menghormati kemampuan dan kearifan lokal.<br />
Program ini bertujuan untuk memberikan fasilitas pendanaan kepada kelompok masyarakat dan lembaga swadaya yang sedang menghadapi tantangan ekologis dengan cara-cara dan teknologi yang inovatif, mandiri dan terjangkau melalui pengelolaan sumberdaya yang berkelanjutan. GEF SGP Indonesia mendorong para pengaju proposal untuk mengajukan kegiatan yang mencakup issue perubahan iklim dalam analisa ancaman ekologis dan cara penanggulangan ancaman secara kolektif.</p>
<p>Sekretariat Nasional GEF SGP Indonesia mengundang organisasi kampung,<br />
kelompok masyarakat adat, kelompok perempuan dan LSM untuk mengirimkan konsep kegiatan dan proposal untuk alokasi dana hibah kecil tahun 2009-2010,terutama di daerah Sumatera, Kalimantan dan pulau-pulau kecil.</p>
<p>Tanggal terakhir penerimaan proposal adalah 16 Maret 2010. Mohon melihat format atau ketentuan proposal dengan baik, untuk melihat fokus area, kriteria, budget dan detail lainnya. Mohon melihat ke www.sgp-indonesia.org<br />
dan menyimak halaman selanjutnya untuk panduan lebih lengkap. Hanya lembaga yang terpilih dalam seleksi yang akan<br />
dihubungi untuk proses selanjutnya.</p>
<p>Mohon mengirimkan proposal dan atau berkomunikasi ke email<br />
asyma@sgp-indonesia.org, info@sgp-indonesia.org</p>
<p>Atau<br />
melalui pos:</p>
<h3>Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia</h3>
<p>d/a Yayasan Bina Usaha Lingkungan<br />
Jl. Hang Lekir VIII no 1<br />
Kebayoran Baru Jakarta 12120<br />
Telepon 021 720 6125</p>
<p>NB: Kami tidak menerima telepon atau komunikasi langsung, mohon mengirimkan proposal via email atau pos. Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sgp-indonesia.org/call-for-proposal/penerimaan-proposal-gef-sgp-indonesia-periode-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Keuangan Mitra</title>
		<link>http://www.sgp-indonesia.org/agenda/pelatihan-keuangan-mitra/</link>
		<comments>http://www.sgp-indonesia.org/agenda/pelatihan-keuangan-mitra/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 08:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asyma Sianipar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sgp-indonesia.org/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[GEF SGP Indonesia mengadaka acara Pelatihan Keuangan Mitra bagi mitra terpilih yang diselenggarakan pada :
Hari                 : Rabu – Kamis
Tanggal          : 3 – 4 Maret 2010
Pukul              : 09.00 &#8211; 16.00
Tempat           : Studio Audio Visual PUSCAT
Jl. Kaliurang KM 8,5 &#8211; Yogyakarta
Telp. 0274 &#8211; 883539
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GEF SGP Indonesia mengadaka acara Pelatihan Keuangan Mitra bagi mitra terpilih yang diselenggarakan pada :</p>
<p>Hari                 : Rabu – Kamis</p>
<p>Tanggal          : 3 – 4 Maret 2010</p>
<p>Pukul              : 09.00 &#8211; 16.00</p>
<p>Tempat           : Studio Audio Visual PUSCAT</p>
<p>Jl. Kaliurang KM 8,5 &#8211; Yogyakarta</p>
<p>Telp. 0274 &#8211; 883539</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sgp-indonesia.org/agenda/pelatihan-keuangan-mitra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Seleksi Proposal GEF SGP Indonesia Periode November 2009</title>
		<link>http://www.sgp-indonesia.org/dari-sgp-indonesia/pengumuman-seleksi-proposal-gef-sgp-indonesia-periode-november-2009/</link>
		<comments>http://www.sgp-indonesia.org/dari-sgp-indonesia/pengumuman-seleksi-proposal-gef-sgp-indonesia-periode-november-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 08:10:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asyma Sianipar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari SGP Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sgp-indonesia.org/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan keputusan dari Hasil Rapat Seleksi Proposal Panitia Pengarah Nasional GEF SGP Indonesia untuk periode November 2009 per tanggal 20 Januari 2010, maka berikut adalah daftar 11 proposal ( 3 Full Grant dan 8 Planning Grant) yang berhasil diterima dari 65 proposal :
A. Full Grant :
1. Perkumpulan Lingkar Tanataka (Melingkar) : &#8220;Microhydro untuk masyarakat pedalaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasarkan keputusan dari Hasil Rapat Seleksi Proposal Panitia Pengarah Nasional GEF SGP Indonesia untuk periode November 2009 per tanggal 20 Januari 2010, maka berikut adalah daftar 11 proposal ( 3 Full Grant dan 8 Planning Grant) yang berhasil diterima dari 65 proposal :</p>
<h3>A. Full Grant :</h3>
<p>1. <strong>Perkumpulan Lingkar Tanataka (Melingkar) : &#8220;</strong>Microhydro untuk masyarakat pedalaman di sekitar ekosistem Gunung Rian – Kabupaten Tana Tidung – Kalimantan  Timur&#8221; (USD 35.000)</p>
<p>2.  <strong>Koperasi Mandiri : </strong>&#8220;Mikro Hidro Sebagai Energi Alternative Ramah Lingkungan Untuk Pengeringan Daun Kumis Kucing di Kampung Ciwaluh&#8221; (US 18.000)</p>
<p>3. <strong>Yayasan Riak Bumi : </strong>&#8220;Pengembangan Ekowisata Anggrek Alam untuk Penguatan Kelembagaan Masyarakat Lokal di Danau Sentarum, Kalimantan Barat&#8221; (USD 30.000)<br />
<span id="more-180"></span></p>
<h3>B. Planning Grant</h3>
<p>1. <strong>Persyarikatan Sekolah Rakyat : &#8220;</strong>Konservasi Alam Dengan Pengembangan Desa Wisata&#8221; (USD 2.000)</p>
<p>2. <strong>Institute Social and Economic Changes (ISEC) : </strong>&#8220;Pengelolaan  umber Daya Alam Berkelanjutan Berbasis Kelompok Perempuan Di Kelurahan Kerumutan (Kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan)&#8221;  (USD 2.000)</p>
<p>3.  <strong>Pokja Organisasi A’Taimamus (OAT) : </strong>&#8220;Program  Perlindungan Sumber Daya Alam Sebagai Prasyarat Produksi Pangan&#8221; (USD 3.000)</p>
<p>4. <strong>Yayasan Langkah Serentak (LASER) : </strong>&#8220;Mendorong Praktek Pengelolaan dan Pemanfaatan Lahan Terlantar di Desa Telago Limo dan Sungai Rambut sebagai Penyangga Taman Nasional Berbak melalui penanaman Jelutung Secara Partisipatif&#8221; (USD 2.000)</p>
<p>5. <strong>Kelompok Tani Serai Mangrove : </strong>&#8220;Rehabilitasi dan Perlindungan Ekosistem Mangrove di SM Karang-Gading/Langkat Timur Laut Sebagai Bagian Program Coastal Carbon Corridor&#8221; (USD 2.000)</p>
<p>6. <strong>Yayasan Prakarsa Madani : </strong>&#8220;Asistensi Kelompok Kerja Hutan Adat Dan Implementasi Pilot Proyek Peternakan Lebah Madupada Kelompok Kerja Pengelola Hutan Adat Desa Baru Pangkalan Jambu Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin Provinsi Jambi&#8221; (USD 2.000)</p>
<p>7. <strong>Toba Dream Community : </strong>&#8220;Pelestarian Tumbuhan Pewarna Tekstil Alami Komunitas Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara&#8221; (3.000)</p>
<p>8. <strong>Paguyuban Petani Merbabu :</strong> &#8220;Pengelolaan Area Konservasi Lahan Kritis Gunung Merbabu&#8221; (USD 3.000)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sgp-indonesia.org/dari-sgp-indonesia/pengumuman-seleksi-proposal-gef-sgp-indonesia-periode-november-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Mikrohidro Untuk Mendukung Ekowisata Desa Tenganan, Bali</title>
		<link>http://www.sgp-indonesia.org/proyek-sgp-indonesia/pengembangan-mikrohidro-untuk-mendukung-ekowisata-desa-tenganan-bali/</link>
		<comments>http://www.sgp-indonesia.org/proyek-sgp-indonesia/pengembangan-mikrohidro-untuk-mendukung-ekowisata-desa-tenganan-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 08:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asyma Sianipar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Proyek SGP Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sgp-indonesia.org/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Desa Adat Tenganan Pegringsingan  terletak di Kabupaten Karangasem, Bali dan merupakan salah satu desa tertua di Bali yang memiliki potensi sumber daya alam.  Desa ini juga telah dikenal sebagai desa tradisional mandiri sejak abad ke-11. Kekayaan suber daya alam yang dimiliki oleh Desa Tenganan dapat dilihat dari berbagai hasil perkebunan seperti kemiri, pisang, kelapa, nanas, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Desa Adat Tenganan Pegringsingan  terletak di Kabupaten Karangasem, Bali dan merupakan salah satu desa tertua di Bali yang memiliki potensi sumber daya alam.  Desa ini juga telah dikenal sebagai desa tradisional mandiri sejak abad ke-11. Kekayaan suber daya alam yang dimiliki oleh Desa Tenganan dapat dilihat dari berbagai hasil perkebunan seperti kemiri, pisang, kelapa, nanas, durian, teep, nangka, jambu mete, mangga, kopi, salak, melinjo, jaka, duku, dll.  Sementara hasil-hasil hutan yang dihasilkan seperti jaka, bayur, belalu, kayu cang, ata, durian, pangi, kepuh, mahibu dll.  Namun sayangnya, sebagaimana umumnya permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat di Indonesia, potensi sumber daya alam  ini belum dapat terkelola dengan baik oleh karena adanya hambatan berupa keterbatasan kemampuan sumber daya manusianya.</p>
<p>Perkembangan pariwisata Bali yang melaju semakin cepat pada era Millennium ini, disadari juga membawa tantangan besar bagi Desa Adat yang umumnya berasal dari dunia luar, dimana sektor pariwisata Bali yang dikelola oleh pihak swasta semakin marak di Bali. Berangkat dari kesadaran untuk menyelamatkan desa tradisional sekaligus sebagai usaha konservasi lingkungan dan sumber daya alamnya, maka munculah ide untuk mengembangkan ekowisata desa, yang dikelola secara kolektif oleh masyarakatnya.</p>
<p>GEF SGP Indonesia melalui Jaringan Ekowisata Desa (JED) mendukung program ekowisata ini dengan memberikan bantuan berupa dan yang diawal program difokuskan untuk distribusi hasil-hasil alam desa-desa ekowisata yang tergabung dalam JED, yaitu Tenganan, Sibetan, Kiadan Pelaga, dan Nusa Ceningan. Masing-masing desa ini memiliki produk-produk khas yang diproduksi dan dikelola oleh masyarakatnya, seperti kopi (Kiadan Plaga), salak (Sibetan), serta produk-produk lainnya.</p>
<p>Namun pada perkembangannya, program distribusi hasil-hasil pertanian tersebut tidak dibarengi dengan pengalaman dalam bidang barter, manajemen persaingan dan <em>business plan </em>yang kuat dari pihak Jaringan Ekowisata Desa, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk distribusi hasil cenderung lebih besar dibandingkan dengan yang didapat. Oleh karena itu, dana bantuan yang tadinya ditujukan untuk membantu distribusi hasil pertanian organik desa, kemudian dialihkan untuk pengembangan desa wisata itu sendiri.</p>
<p>Secara sosial dan kultural, Desa Adat Tenganan sendiri telah memiliki system yang baku dan telah berjalan selama kurang lebih 1000 tahun. Sehingga untuk masalah pengelolaan  dari segi masyarakat, system-system ini menjadi pendukung utama perencanaan dan pengembangan bisnis ekowisata. Misalnya saja, seluruh perencanaan harus melalui tahap pembicaraan para petinggi desa adat. Kemandirian sistem ini lah yang membuat Tenganan bersama 3 desa lainnya di Bali (Pelaga, Sibetan, Nusa Ceningan)  yang tergabung dalam JED mengklaim diri sebagai desa  ekowisata pertama kali di dunia yang merencanakan, mengelola dan pemanfaatannya oleh dan untuk masyarakat desa.</p>
<p>Selain dari pengembangan desa ekowisata, Desa Tenganan juga memiliki potensi lahan sawah yang sangat baik dengan luasan mencapai 225 hektar. Di masa lalu, masyarakat desa dapat memenuhi kebutuhan berasnya secara mandiri. Hal ini terbukti dengan banyaknya lumbung-lumbung padi milik masyarakat, dimana seluruh hasil panen dikonsumsi sendiri oleh masyarakat. Namun, kini lumbung-lumbung padi tersebut tidak lagi berfungsi sejak beralihnya <em>trend</em> di masyarakat dari pertanian menjadi pariwisata. Masyarakat kini lebih banyak menjual hasil sawah dalam bentuk gabah/padi ke kota disawah langsung, dan ironisnya mereka membeli beras. Beralihnya mata pencaharian masyarakat ke pariwisata berdampak pula penggarapan sawah desa Tenganan. Sawah-sawah tersebut kini digarap oleh masyarakat desa lain.</p>
<p>Oleh karena keprihatinan itu pula, muncul ide untuk menjadikan Tenganan sebagai desa berswasembada beras. Salah satu terobosan yang dilakukan oleh masyarakat desa Tenganan untuk menciptakan swasembada beras sekaligus mengkonservasi lingkungkan dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil adalah dengan cara pendirian mikrohidro atau PLTMH. PLTMH ini memanfaatkan sumber air dari Sungai Bahu yang melintasi desa. Dengan debit air sekitar 350 liter/detik, sungai ini mampu menghasilkan daya sedikitnya 12.500 watt listrik untuk menggerakkan mesin penggilingan beras.</p>
<p>Proses pembangunan PLTMH ini didukung sepenuhnya oleh dana bantuan dari GEF SGP kepada KSU Danendra Tenganan sebesar Rp. 203.289.025,00. Namun pada perkembangannya, dana hibah dari GEF ternyata tidak cukup untuk membuat sebuah model pengelolaan SDA yang bersih oleh masyarakat desa, maka masyarakat Tenganan  juga mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia (BI) sebesar  Rp. 45.000.000,  DPRD Bali Rp. 5.000.000, Yayasan Wisnu Rp. 21.500.000, Yayasan Kehati-IBL Rp. 40.000.000 dan PLN  Bali berupa peralatan dan perlengkapan instalasi listrik seharga Rp. 6.000.000. Selain dana dari para donatur tersebut, masyarakat Tenganan melalui lembaga adat dan kelompok yang ada juga mengeluarkan swadaya sendiri. Total swadaya masyarakat berupa dana  sebesar  Rp. 87.850.000, selain swadaya berupa <em>in-kind</em> seperti tanah, bahan-bahan bangunan berupa kayu. Semua dana tersebut digunakan untuk investasi berupa bangunan, mesin-mesin dan juga peningkatan kapasitas.  Sedangkan untuk modal kerja masyarakat Tenganan dalam hal ini KSU Danendra Tenganan sebagai pengelola usaha, mendapatkan dana pinjaman lunak dari Jaringan Ekowisata Desa (JED) sebesar Rp. 30.000.000 dan dari Yayasan Wisnu sebesar Rp. 10.000.000.</p>
<p>Sementara untuk penyediaan slip tambahan untuk pemutih beras sedang dijajaki. Hingga saat ini, mesin penggiling beras mampu menghasilkan 500 ton beras setiap kali panen. Masyarakat desa masih mengembangkan perencanaan produksi dan distribusi beras untuk jangka waktu kedepan. Di masa yang akan datang, mikrohidro ini juga menjadi semacam alat untuk memperkenalkan kemandirian pangan dan energi Desa Adat Tenganan.</p>
<p>Pembelajaran yang didapat dari Tenganan, baik sebagai contoh pengembangan desa ekowisata kolektif maupun dalam hal swasembada beras meggunakan energi terbaharukan seperti mikrohidro, terletak pada kemampuan menajemen masyarakatnya serta dampingan intensif dari para Community Organizer (CO),yakni Yayasan Wisnu. Peran serta aktif dari CO seperti penyelenggaraan pelatihan untuk peningkatan kapasitas masyarakat desa, sangat membantu dalam memperbaiki pola pikir masyarakat itu sendiri. Sistem yang telah terbangun dalam kerangka aturan-aturan adat desa dan berjalan dari generasi ke generasi, juga mendorong kesinambungan program ekowisata tanpa harus meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal, baik dalam hal sosial, ekonomi, maupun pelesatarian lingkungan.</p>
<p>Keberhasilan masyarakat desa untuk berani meluncurkan program ekowisata kolektif juga serta merta membantu mereka dalam hal meningkatkan posisi tawarnya. Itu sebabnya mengapa beberapa lembaga lain diluar GEF SGP juga bersedia membantu. Tidak hanya itu, apresiasi terhadap usaha ini pun didapat melalui penghargaan Inovasi Kepariwisataan Indonesia dari Kementrian Kebudayaan Pariwisata pada tahun 2004.</p>
<p>Tantangan kedepannya dari seluruh kegiatan yang telah dijalankan barangkali lebih mengarah pada kapasitas manajemen dan <em>business plan</em>, baik CO maupun masyarakatnya. Disamping itu juga <em>networking </em>dengan LSM-LSM lain sangat diperlukan untuk pengembangan program kedepannya. Hal ini tentunya diperlukan untuk menjaga kesinambungan program ini kedepannya, sehingga tanpa adanya lembaga yang memberikan bantuan dana, masyarakat tetap bisa berdaya dari apa yang telah dimilikinya saat ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sgp-indonesia.org/proyek-sgp-indonesia/pengembangan-mikrohidro-untuk-mendukung-ekowisata-desa-tenganan-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penutupan Proposal Periode November 2009</title>
		<link>http://www.sgp-indonesia.org/dari-sgp-indonesia/penutupan-proposal-periode-november-2009/</link>
		<comments>http://www.sgp-indonesia.org/dari-sgp-indonesia/penutupan-proposal-periode-november-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 07:11:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SGP Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari SGP Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sgp-indonesia.org/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Kepada seluruh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan/atau Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM),
GEF SGP Indonesia mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasinya dalam pengiriman Proposal Kerja untuk Periode November 2009.  Oleh karena masih tingginya peminat atas fasilitas dana hibah kecil GEF SGP Indonesia, maka bersama dengan pengumuman ini kami hendak memberitahukan bahwa untuk penerimaan proposal periode November 2009, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada seluruh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan/atau Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM),</p>
<p>GEF SGP Indonesia mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasinya dalam pengiriman Proposal Kerja untuk Periode November 2009.  Oleh karena masih tingginya peminat atas fasilitas dana hibah kecil GEF SGP Indonesia, maka bersama dengan pengumuman ini kami hendak memberitahukan bahwa untuk penerimaan proposal periode November 2009, telah <strong>DITUTUP.</strong></p>
<p>Maka dari itu, bagi proposal-proposal kerja yang masuk setelah bulan November 2009 akan kami ikut sertakan pada penerimaan proposal berikutnya yang akan jatuh sekitar bulan Januari atau Februari 2010.</p>
<p>Bagi LSM / KSM yang telah mengirimkan proposal kepada GEF SGP Indonesia, proposal-proposal kegiatan tersebut sedang dalam proses seleksi berdasarkan kriteria GEF SGP Indonesia dan akan dimasukkan dalam Rapat Seleksi Proposal Panitia Pengarah Nasional GEF SGP Indonesia pada pertengahan Januari 2010. Mohon kesabarannya untuk menunggu hasil dari rapat tersebut berkenaan dengan diterima atau ditolaknya proposal yang telah Sdr/i kirimkan.</p>
<p>Demikian pemberitahuan dari kami. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengirimkan email melalui info@sgp-indonesia.org.</p>
<p>Salam Lestari,</p>
<p>GEF SGP Indonesia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sgp-indonesia.org/dari-sgp-indonesia/penutupan-proposal-periode-november-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
