Perairan Internasional

Sebagai salah satu focal area pertama yang diluncurkan oleh GEF SGP, proyek Perairan Internasional membantu negara-negara dalam menangani berbagai macam bentuk system perairan lintas batas, mulai dari lembah sungai, lembah danau, dan system pengairan tanah, ekosistem pesisir dan kelautan yang lebih besar, yang merupakan tempat bagi sebagian besar sektor perikanan, hingga lautan terbuka. GEF berperan sebagai katalis dalam membantu negara-negara memaksimalkan pengimplementasian kebijakan, hukum dan reformasi institusional dan investasi yang berguna dalam mengatasi permasalah kompleks perairan lintas batas. SGP sebagai sebuah program korporasi GEF, yang diimplementasikan oleh UNDP atas nama seluruh lembaga implementasi GEF dan dijalankan oleh UNOPS, telah mendanai proyek-proyek dengan melibatkan masyarakat yang tinggal dekat dengan wilayah badan air terancaman serta ancaman lintas batas lainnya untuk menyelamatkan ekosistemnya.

GEF berkolaborasi secara erat dengan berbagai kesepakatan dan konvensi lingkungan. Kesepakatan perairan internasional dan regional memberikan pengaruh bagi inisiatif GEF dalam melindungi perairan internasional. Sekalipun focal area Perairan Internasional GEF tidak berfungsi sebagai mekanisme keuangan atas konvensi tertentu, namun focal area ini diasosiasikan dengan berbagai konvensi regional dan global yang berhubungan dengan system perairan lintas batas, yang sebagian besar terjadi pada level regional. Intervensi yang dilakukan oleh GEF sering kali diasosiasikan dengan pengadopsian konvensi regional untuk menunjukkan komitmen pemerintah akan keberlanjutan program lingkungan setelah proyek GEF selesai. Koordinasi yang dilakukan antar negara-negara adalah hal yang sangat penting dalam GEF focal area ini dibandingkan focal area lainnya.

Apa yang membedakan Perairan Internasional dengan focal area GEF lainnya ?

  1. Tidak terkait pada satu konvensi saja sebagaimana yang terjadi pada focal area lainnya
  2. Mayoritas proyek yang dijalankan merupakan proyek yang dilaksanakan oleh beberapa negara
  3. Kemitraan merupakan elemen kunci untuk mensukseskan proyek Perairan Internasional
  4. Beberapa proyek memiliki komponen pada focal area lainnya (seperti Biodiversitas, Degradasi Lahan, dan beberapa POPs)

Oleh karena dana hibah SGP merupakan dana hibah kecil dan tidak ditujukan kepada badan-badan pemerintah, keterlibatan SGP dalam Perairan Internasional tidak terletak pada partisipasi SAP (Strategic Action Programme) atau bentuk kerjasama lain dengan berbagai tingkatan pemerintah. Proyek Perairan Internasional SGP lebih mengarah pada demonstrasi teknis skala kecil untuk mengurangi polusi air yang terletak pada badan air lintas batas tertentu (seperti metode baru dalam mengurangi penggunaan pestisida oleh petani) atau peningkatan kesadaran anggota masyarakat mengenai dampak pencemaran pada badan air, yang biasanya diikuti pula oleh kegiatan masyarakat dalam membersihkan sampah dan peningkatan kemampuan pengelolaan masyarakat (seperti pengembangan program daur ulang). Sebagian besar proyek melibatkan masyarakat hanya pada satu negara, sekalipun beberapa kegiatan telah mendorong kerjasama dengan LSM dan Organisasi Masyarakat yang terdapat di negara lain berbatasan pada badan air. Dengan sedikit pengecualian, pada sebagain besar bagian, program Perairan Internasional SGP belum terintegrasi secara formal dengan SAP atau proyek-proyek GEF skala besar dan menengah yang sedang berjalan.

SGP akan mendanai kegiatan Perairan Internasional dibawah ketentuan sebagai berikut :

  1. Dalam konteks kolaborasi dengan proyek menengah dan besar GEF yang seang berjalan;
  2. Dituntun oleh prioritas dan struktur institusional yang tercantum dalam TDAs dan SAPs dihasilkan oleh proyek GEF secara keseluruhan;
  3. Berkolaborasi dengan kesepakatan lintas negara regional dengan rencana aksi spesifik, dimana proyek GEF dapat atau belum dapat berkontribusi;
  4. Pada situasi dimana TDAs, SAPs atau kesepatan lainnya belum dikembangkan, namun ancaman utama badan air lintas batas telah ditentukan melalui media lain. Ketika ancaman tersebut muncul dari kegiatan di dua atau lebih negara, SGP dapat mendanai proyek yang menyatukan LSM dan/atau Organisasi Masyarakat dari negara-negara tersebut untuk mengatasi ancaman yang dihadapi. Apabila ancaman tersebut terbukti dapat dibendung dari kegiatan dalam satu negara saja, SGP dapat mendanai proyek yang melibatkan LSM atau Organisasi Masyarakat dalam negara tersebut.

Apabila kondisi yang telah disebutkan terjadi dalam satu negara, SGP Country Program akan melakukan identifikasi dan mendanai sejumlah proyek koheren untuk mengatasi ancaman system lintas batas tersebut. Jika situasi-situasi diatas tidaklah terjadi dalam negara anggota SGP tertentu, maka SGP tidak mendanai proyek Perairan Internasional di negara tersebut.

Panduan Sumber Daya Perairan Internasional (Internasional Water Resource Guide)

GEF SGP International Waters Resource Guide telah dipersiapkan dan merupakan sumber informasi Perairan Internasional yang dapat diakses. Panduan ini didisain agar dapat digunakan oleh Koordinator Nasional, Panitia Pengarah Nasional, LSM dan konstituen lain yang tertarik bekerjasama dengan GEF SGP dalam isu Perairan Internasional.

Project yang diimplementasikan berdasarkan program operasional Perairan Internasional adalah

  • OP 8 : Program Operasional Berbasis Badan Air (Water Body-based Operational Program )
  • OP 9 : Program Operasional Terpadu Berbagai Focal Area Lahan dan Air (Integrated Land and Water Multiple Focal Area Operational Program)
  • OP 10 : Program Operasional Berbasis Zat Pencemar (Contaminant-Based Operational Program)